Advertisements

Breaking News
recent

TAPESTRI

 
A.Pengertian Tapestri
1)            Teknik Tapestri atau teknik merajut adalah teknik yang berhubungan dengan membuat kerajinan dengan media atau objek berupa benang, sabut kelapa, kain, kerta yang digulung kecil, serta benda lain yang dapat dibuat kerajinan.
Kata Tapestri sendiri diambil dari Bahasa Perancis yaitu Tapiesserie ,yang berarti penutup lantai. Yang biasa disebut dalam Bahasa latin Tapestrum ,yang berarti sejenis sulaman yang memiliki banyak teknik.
Teknik Tapestri biasanya disandingkan dengan teknik membuat karya tekstil dengan cara menenun benda-benda(benang,serat,kayu,logam,dan rotan) dalam 1 komposisi benda yang punya fungsi seni dan fungsi pakai.

2)            Contoh benda-benda yang dibuat dengan teknik Tapestri dibedakan menjadi 2 yaitu:

œ Benda pakai.  Yang berarti benda hasil olahan dengan teknik Tapestri yang berfungsi untuk digunakan. Seperti gorden, permadani/karpet, keset kaki,taplak meja, syal, dan sebagainya.
œ Benda seni.    Berarti benda yang telah diolah dengan teknik Tapestri berfungsi untuk memperindah suatu objek lain agar nampak indah jika dipandang. Seperti hiasan dinding, dan sebagainya.

3)               Struktur bentuk Tapestri terdiri dari tenunan:
- Benang Lungsin (Jalinan benang-benang yang menghadap ke arah       vertical/menghadap atas&bawah).
Hasil gambar untuk gambar benang lungsi dan pakan
- Benang Pakan (Jalinan benang-benang yang menghadap ke arah horizontal/menghadap kiri&kanan,dan menjadi bagian dari benang yang membentuk bidang gambar tertentu yang telah dijadikan objek. Benang ini merupakan unsur pembentuk ragam hias).
B. Bahan dan Alat Kerajinan Tenun Tapestri

1.    Tenun Tapestri menggunakan bahan yang disesuaikan dengan ukuran panjang dan lebar produk yang dibuat. Bahan tersebut, yakni:

 a. Bentangan (Spanram)
Hasil gambar untuk bentangan spanran dari kayu

Berfungsi untuk mengaitkan benang lungsi dan jalinan pakan yang membentuk motif tenunan. Bahan yang dapat dibuat untuk pembuatan Bentangan yaitu Kayu,dengan cara pembuatan salah satu sisi berhadapan dan diberi paku dengan jarak 1 cm antar pakunya.
            b. Gunting
Berfungsi memotong sisa-sisa bahan yang tidak terpakai dalam Tenun Tapestri.
           
Hasil gambar untuk gunting dan sisir
             c. Sisir
Berfungsi merapatkan benang-benang yang sudah ditenun.
         d.Paku penggulung
Berfungsi untuk menyisipkan benang pakan pada benang lungsi sehingga terbentuklah motif tapestri yang indah.

2.    Bahan Tenun Tapestri
a. Benang Wol            c. Kain Perca
b. Bambu                     d. Manik-manik

Keindahan dari Tapestri dapat dilihat dari penggunaan unsur - unsur garis, warna, bidang pada pola-pola gambar, dan bahan-bahan pendukung(manik-manik). Namun, dalam pembuatan karya Tapestri kita juga harus memperhatikan faktor komposisi, proporsi, keseimbangan, irama, dan kesatuan.

C.Teknik Tapestri
              a)    Menyiapkan desain.
 untuk mempermudah dalam membuat tenunan
              b)    Membuat jalinan tenun Tapestri.
yang terdiri dari benang lungsi dan jalinan benang pakan yang menjalin menjadi kerajinan dengan teknik:
-       Teknik tenun simetris  (Teknik memasukkan benang pakan sejajar dengan tenunan benang pakan lainnya dan terkait diantara benang lungsi) 
Hasil gambar untuk gambar cara teknik tenun simetris
-       Teknik tenun Asimetris  (Teknik menenun dengan benang pakan,ditenun menyilang pada benang lungsinya dan dilakukan berulang-ulang sesuai desain ragam hiasnya.)
Hasil gambar untuk gambar tenun simetris
riesRenaldi227

riesRenaldi227

1 komentar:

  1. janganlah para pembaca menjadi silent reader, yang dapat menyebabkan pembuatan blog selanjutnya dapat dihentikan kapanpun tergantung sedikitnya penulis komentar. komentar untuk blog ini dapat berupa saran, pujian, kritkan ataupun hinaan akan tetap saya terima. jika ada kesalahan mohon dimaafkan terima kasih:)

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.